Admin
Kamis, 23 Jul 2026Kejadian 41 : 53 – 57
Setiap orang menjalani pengalaman hidup yang berbeda, pengalaman itu meninggalkan jejak dalam pembentukan kepribadian. Pengalaman baik dapat membentuk rasa percaya diri, sebaliknya pengalaman buruk seperti penolakan, kehilangan, atau kegagalan bisa melahirkan ketakutan atau luka emosional. Tidak semua orang merespons pengalaman yang sama dengan cara yang sama. Ada yang tumbuh lebih kuat dari kegagalan, namun ada pula yang menjadi mudah menyerah. Yusuf memaknai berbagai pengalaman pahit yang pernah dialaminya sebagai cara Tuhan untuk membentuknya menjadi pribadi yang lebih berhikmat, setia, dan bertanggung tanggung jawab. Yusuf menunjukkan manajemen yang baik selama masa kelimpahan untuk bersiap menghadapi kelaparan. Yusuf tidak menyia-nyiakan masa kelimpahan. Ia mengaturnya secara bijak untuk menghadapi krisis. Krisis adalah bagian dari kehidupan, melalui Yusuf Tuhan berdaulat dan menyediakan pertolongan di tengah kesukaran. Ia tidak egois, melainkan menggunakan posisinya untuk menyelamatkan nyawa banyak orang. Tekanan, tantangan bahkan krisis mendorong kita untuk hidup berhikmat mengelola sumber daya, bertanggung jawab, dan berbagi di masa sulit, serta mengandalkan Tuhan yang selalu setia memelihara hidup kita.
Doa: Tuhan, bentuk kami untuk menjadi penyalur damai sejahteramu, Amin
Jln. Amanhuse-Namalatu, Dusun Erie Desa Nusaniwe, Kec. Nusaniwe
gerejahidupaneri@gmail.com
081247879456
© Gereja Kehidupan Erie. All Rights Reserved. Designed by ADMIN